Perilaku Mengendarai Mobil di Jalan yang Harus Dijauhi

Perilaku Mengendarai Mobil di Jalan yang Harus Dijauhi

Sebagai pengguna jalan baik itu mobil atau motor, kesalahan yang diperbuat di jalan tidak hanya di tanggung satu orang melainkan tanggung jawab bersama. Cara mengemudi yang baik dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan yang akan terjadi. Namun pada kenyataannya masih ada saja ditemukan pengemudi yang tidak menggunakan etika dalam berkendara.

Mengemudi pada dasarnya bukan sekedar tahu bagaimana mengendalikan kendaraan saja. Namun juga berhubungan dengan pengetahuan dasar bagaimana kelakuan Anda sebagai pengendara di jalan. Berikut beberapa perilaku yang harus dihindari ketika mengendari mobil di jalan :

1. Agresif

Orang yang mengemudi secara agresif biasanya mengabaikan aturan yang ada di jalan dan mengemudi semaunya. Dia tidak menghiraukan bagaimana kondisi jalan saat itu, apakah macet atau tidak kerena dia hanya mementingkan tujuannya. Pengemudi yang seperti inilah yang memiliki peluang besar dalam membahayakan orang lain. Oleh karena itu cobalah untuk sabar ketika berkendara demi kepentingan diri sendiri dan orang lain.

2. Provokatif

Perilaku pengendara provokatif biasanya akan mamancing amarah dari pengendara lainnya. Sehingga memicu bentrokan antara dirinya dengan pengendara lain. Pengendara dengan perilaku seperti ini biasanya sering dijumpai pada lampu merah. Mereka yang berprilaku agresif cenderung akan memancing amarah pengendara lainnya dengan cara membunyikan klakson atau menyalakan lampu high beam padahal kondisi masih lampu merah.

3. Ragu-ragu

Perilaku yang harus dihindari lainnya ketika mengendarai mobil ialah ragu-ragu dalam berbelok. Pengendara dengan kelakuan tidak jelas seperti ini dapat membahayakan pengendara lain sehingga tercipta sebuah tabrakan. Sikap yang tidak jelas dari pengendara seperti ini membuat orang lain tidak tahu tindakan apa yang akan dia lakukan, dan seketika melakukan belokan sehingga membuat pengendara lain menjadi terkejut.

4. Multitasking

Walaupun mengendarai mobil hanya terkesan banyak menggunakan kaki, namun sebagai pengemudi mobil Anda juga tidak boleh melakukan multitasking ketika sedang mengemudi mobil. Orang yang mengemudi dengan multitasking biasanya tidak akan fokus dalam berkendara sehingga dapat membahayakan dirinya dan orang lain. Ditambah lagi kegiatan multitasking dalam mengendarai mobil akan membuat refleks pengemudi berkurang, sehingga ketika mengalami kejutan akan membuat mobil yang dikendarai menjadi tidak stabil.

5. Egois

Banyak pengendara yang lupa bahwasanya jalan bukanlah tempat pribadi, jalan raya bukanlah miliki Anda seorang sehingga Anda bebas mendulukan egomu. Di jalan terdapat pengendara lain baik sesama mobil atau motor yang juga menikmati perjalanan. Oleh karena itu jangan berfikiran bahwasanya di jalan hanya Anda seorang sehingga Anda melupakan hak-hak orang lain.

6. Tidak Menggunakan Isyarat

Perilaku yang seperti ini sangat penting untuk dihindarkan, karena pemberian lampu isyarat dalam mengendara merupakan hal yang sangat penting. Contohnya saja ketika Anda ingin berbelok, tapi Anda lupa menghidupkan lampu isyarat sehingga pengendara yang ada di belakang tidak mengetahuinya dan kaget. Tentu hal seperti ini akan membuat pengendara tersebut menjadi marah dan resiko kecelakaan juga meningkat. Oleh sebab itu selalu berikanlah isyarat ketika Anda ingin melakukan perpindahan jalur atau berbelok.

7. Selalu Fokus Kedepan

Fokus dalam mengendarai mobil merupakan kewajiban, namun jika Anda hanya fokos ke jalur depan saja juga bisa membahayakan. Pasalnya jika Anda hanya fokus ke depan, maka Anda tidak akan bisa mengetahui apakah di sisi mobil ada pengendara lain atau tidak. Sehingga ketika ingin melakukan penyelipan, Anda dapat menyerempet pengendara tersebut dan menyebabkan kecelakaan.

Itulah beberapa hal yang harus Anda hindari ketika mengendaria mobil di jalanan. Pengendara yang baik ialah mereka yang mengetahui etika berkendara dan memikirkan pengendara lain yang ada didekatnya.

  • , 19 Juli 2021
Top